I Am Sober adalah aplikasi gratis yang membantumu mengontrol kembali hidupmu.
Ada alasan mengapa banyak program, pusat rehabilitasi, dan psikolog tidak menyarankan berkencan ketika kamu baru mulai hidup sadar. Kita akan membahas alasannya secara terperinci di bawah ini. Namun, untuk sekarang, bayangkan kamu berada dalam hubungan berkomitmen dengan pasangan yang minum alkohol dan ingin terus melakukannya, sementara kamu berusaha berfokus pada kesadaranmu. Apa yang dapat kamu lakukan?
Orang dapat terbiasa menyembunyikan kecanduannya—sebagian bahkan berhasil melakukannya selama puluhan tahun sambil tinggal bersama orang-orang terdekat. Namun, setelah kamu mulai berubah dan hidup sadar, kamu perlu berkomunikasi dengan jelas.
Terlepas dari berapa lama kamu telah bersama pasanganmu, kamu perlu menyampaikan tujuanmu dengan jelas: apa yang ingin kamu capai dan apa yang kamu butuhkan darinya agar berhasil. Jika itu berarti lebih jarang makan di luar (karena suasananya menjadi pemicu), sampaikanlah. Jika itu berarti tidak boleh ada alkohol di rumah, katakanlah.
Hal yang penting adalah percakapan ini tidak hanya dilakukan sekali lalu selesai. Percakapan tersebut perlu tetap terbuka. Misalnya, jika pasanganmu tahu bahwa kamu sedang menghadapi kecanduan alkohol dan setuju untuk tidak minum di dekatmu, itu merupakan hal yang baik. Namun, jika pasanganmu mulai mengisap ganja lebih sering dan kamu mulai mengenalinya sebagai kemungkinan pemicu, kamu perlu menyampaikannya.
Ketika mulai memahami emosimu, kamu akan semakin menyadari pemicu apa yang menimbulkan Dorongan. Buatlah jurnal atau gunakan catatan di ponselmu untuk mengenali hal yang membuat harimu terasa lebih sulit atau lebih mudah.
Salah satu cara untuk melakukannya adalah menggunakan aplikasi I Am Sober pada akhir setiap hari. Aplikasi ini akan mengirimkan notifikasi kepadamu (sesuai waktu yang kamu pilih) dan memintamu menjawab kegiatan apa saja yang kamu ikuti serta bagaimana hari kesadaranmu secara keseluruhan, sekaligus memberimu ruang untuk menambahkan perincian pada akhir hari.
Jika pasanganmu masih minum alkohol dan tidak berminat menjalani kesadarannya sendiri, itu adalah keputusannya. Ingat, kamu tidak dapat mengendalikan emosi orang lain, hanya emosimu sendiri. Namun, dalam hubungan seperti ini, kamu membutuhkan sistem dukungan sadar. Sistem ini bukan sekadar jaring pengaman, melainkan juga tempat menyalurkan emosi bersama orang-orang yang dapat memahami perjuanganmu.
Bagi pasangan yang sedang menjalani kesadaran salah satu pihak, hal ini dapat mengubah hidup mereka secara positif. Jika pasanganmu mendukungmu tetapi sesekali minum alkohol atau kegiatan pergi keluar untuk minum merupakan bagian besar dari kehidupannya, pilihan ini sering menjadi kompromi terbaik. Pasanganmu dapat pergi minum bersama teman-temannya, sementara kamu dapat menghadiri pertemuan atau kelompok sadar tempat kamu memiliki lingkungan pertemanan sendiri.
Salah satu alasan utama hal ini sangat penting dalam perjalanan kesadaranmu adalah karena tanpa sistem tersebut, kamu lebih mungkin merasa terasing jika pasanganmu pergi minum sementara kamu tetap di rumah.
Bagian ini ditempatkan terakhir agar tidak menyiratkan bahwa semua hubungan yang dimulai ketika seseorang mengalami kecanduan pasti gagal... banyak di antaranya memang gagal, tetapi tidak semuanya. Terlepas dari berapa lama kamu dan pasanganmu telah bersama, penting untuk mengevaluasi hal yang pasanganmu berikan dalam hidupmu dan bagaimana hubungan tersebut bermanfaat bagimu selama perjalanan menuju pemulihan.
Tidak mengherankan jika pusat rehabilitasi sering meminta orang yang mengalami kecanduan untuk pindah lingkungan atau kota dan bahkan meninggalkan “teman minum” mereka. Tempat dan orang bukan hanya dapat menjadi pemicu; sangat sering, alasan kita bergaul dengan mereka adalah kesamaan minat untuk minum alkohol atau merasakan sensasi high. Ketika memilih untuk hidup sadar, kamu mulai melihat banyak orang secara berbeda. Hal ini berlaku bagi teman dan keluarga, terutama orang-orang terdekat.
Orang yang dahulu terlihat santai mungkin ternyata membutuhkan banyak perhatian ketika dilihat dalam keadaan sadar; orang yang tampak menyenangkan mungkin sebenarnya tidak peka atau kejam.
Hal ini bukan tentang mengkritik orang lain untuk mengabaikan masalah yang perlu kamu tangani dalam dirimu, melainkan mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh hal yang pasanganmu berikan dan apakah hubungan tersebut masih masuk akal ketika kamu melihatnya dengan kesadaran yang baru.
Sama seperti kecanduan yang terlalu mudah digantikan dengan hal lain, kecanduan juga sangat mudah digantikan dengan waktu yang dihabiskan bersama orang lain. Sangat umum bagi seseorang untuk hidup dalam fase bulan madu yang penuh euforia, yang dapat berfungsi sebagai semacam sensasi high atau cara pandang terhadap gangguanmu yang dihiasi optimisme semu.
Hubungan dapat mengalihkan perhatian dari perjalanan pribadimu. Salah satu unsur penting dalam pemulihan adalah menemukan alasan kamu menempuh jalan tersebut—dan hal yang membawamu ke titik ketika kamu ingin menjadi lebih baik. Ini merupakan perjalanan yang sangat pribadi, dan menambahkan orang lain ke dalamnya dapat dengan mudah membuatmu kehilangan arah. Kamu tidak hanya perlu mempertimbangkan fase awal hubungan yang penuh euforia, tetapi hubungan juga dapat memberimu rasa aman palsu terkait kecanduanmu. Dalam hubungan baru, orang sering berusaha menampilkan sisi terbaik dan menunjukkan gambaran diri yang ideal. Masalahnya, ketika kepura-puraan memudar dan masalah nyata muncul, kemajuan pribadi belum tercapai. Ketika hubungan mengalami kesulitan, orang yang sedang menjalani pemulihan dapat merasa telah mengecewakan pasangan dan dirinya sendiri. Hal ini sangat sering dapat menjadi pemicu kekambuhan.
Hubungan dan manusia dapat terasa kacau serta tidak stabil secara emosional. Sebagian besar proses kesadaran melibatkan penyeimbangan kembali zat kimia di otakmu, dan ketika orang lain ikut terlibat, keadaan dapat menjadi tidak terkendali dengan cepat.
Salah satu hal yang perlu kamu utamakan adalah “apa manfaat hubungan ini bagimu?” Hal itu mungkin terdengar egois, tetapi pemulihan—dalam banyak hal—berkaitan dengan penemuan diri. Alkohol dan depresan memendam emosimu dan menumpulkan kepribadianmu. Stimulan menciptakan kebahagiaan dan rentang emosi palsu. Dalam kesadaran, kamu kembali membuka mata terhadap dunia di sekitarmu. Proses ini berkaitan dengan mengenali siapa dirimu dan menemukan apa yang kamu rasakan. Jika suatu hubungan akan mengikatmu pada dirimu yang lama atau tidak ingin kamu menemukan dirimu sendiri, kamu perlu bertanya apa manfaat hubungan tersebut bagimu.
Sebagian orang mengobati diri sendiri, sedangkan yang lain menyalahgunakan zat. Sebagian mempraktikkan cinta pada diri sendiri, sedangkan yang lain terjebak dalam hubungan yang penuh kekerasan. Pertimbangkan manfaat hubungan tersebut bagimu, lalu putuskan apakah hubungan itu ingin kamu perjuangkan.
I Am Sober adalah aplikasi gratis yang membantumu mengontrol kembali hidupmu.