I Am Sober adalah aplikasi gratis yang membantumu mengontrol kembali hidupmu.
Wajar jika seseorang sesekali menginginkan makanan tertentu. Namun, sebagian orang tidak mampu mengendalikan keinginan tersebut. Salah satu hal terburuk yang mereka alami? Kecanduan makanan tidak sehat.
Singkatnya, kondisi ini berupa dorongan kuat dan tidak terkendali untuk mengonsumsi makanan tidak sehat. Rasa lapar yang mereka alami biasanya lebih kuat daripada rasa lapar biasa.
Jika kamu atau orang terkasihmu mengalami kecanduan makanan tidak sehat, kami siap membantu.
Artikel ini membahas cara mengatasi kecanduan makanan tidak sehat.
Berikut cara mengatasi kecanduan makanan tidak sehat:
Protein membuatmu merasa lebih kenyang dibandingkan makronutrien lain, seperti karbohidrat.
Untuk mengurangi keinginan mengonsumsi makanan tidak sehat, lengkapi pola makanmu dengan makanan kaya protein, seperti daging, ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
Saat kenyang, kamu memiliki lebih sedikit ruang dan selera untuk makanan tidak sehat.
Bagian sayuran, produk susu, daging, dan makanan laut biasanya berada di sepanjang sisi luar toko bahan makanan. Di bagian inilah kamu akan menemukan bahan makanan utuh, bukan produk yang diproses secara berlebihan.
Saat berbelanja, usahakan hanya membeli dari bagian-bagian tersebut. Jangan membeli produk yang labelnya mencantumkan lebih dari beberapa bahan atau bahan yang namanya tidak dapat kamu ucapkan. Ini merupakan langkah penting untuk mengalihkan pola makanmu ke makanan utuh.
Karena makanan bergizi ini memberikan semua nutrisi yang kamu perlukan, kecanduanmu terhadap makanan tidak sehat akan mulai mereda.
Semakin beragam dan berwarna makananmu, semakin kecil kemungkinan kamu merasa bosan atau menginginkan makanan tidak sehat.
Misalnya, cobalah jenis sayuran hijau lain dalam saladmu (sawi hijau, mungkin?) atau jenis makanan laut baru, seperti tuna, minggu ini.
Sebagai manfaat tambahan, mengonsumsi beragam makanan berwarna-warni dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Hal ini juga membantu mencegah penyakit.
Kentang ungu, bit merah tua, wortel oranye, dan kale hijau hanyalah beberapa contoh makanan sehat yang dapat kamu tambahkan ke dalam pola makanmu.
Menurut penelitian, berfokus pada sisi positif pola makan sehat lebih bermanfaat daripada berfokus pada keharusan menghilangkan makanan tidak sehat.
Semakin banyak makanan sehat yang kamu tambahkan, semakin mudah menghilangkan makanan yang tidak sehat. Jangan lupa untuk tetap bersikap optimistis selama menjalaninya!
Salah satu mitos yang paling umum adalah bahwa lemak menyebabkan kenaikan berat badan. Padahal, tubuhmu membutuhkan lemak.
Namun, ada beberapa jenis lemak. Lemak trans dan lemak jenuh sebaiknya dihindari, sedangkan lemak yang baik bagi jantung, seperti almon dan alpukat, akan membantumu merasa kenyang dan mengurangi keinginan makan.
Jadi, nikmati segenggam campuran kacang sebagai camilan pada sore hari. Kamu juga dapat membuat saus salad sendiri dari minyak zaitun dan cuka. Menambahkan guacamole segar atau ikan berlemak seperti salmon ke dalam pola makan juga merupakan cara yang sangat baik untuk mendapatkan lemak sehat yang mengenyangkan.
Rasa haus terkadang disalahartikan sebagai rasa lapar atau keinginan makan.
Jika tiba-tiba muncul dorongan untuk mengonsumsi makanan tidak sehat tertentu, cobalah minum segelas besar air. Lalu, tunggu beberapa menit. Kamu mungkin merasakan dorongan itu mereda karena sebenarnya tubuhmu hanya haus.
Selain itu, minum cukup air dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan. Salah satunya, air dapat membantu mengurangi nafsu makan. Air juga membantu menurunkan berat badan.

Saat muncul keinginan mengonsumsi makanan tidak sehat, berusahalah menahannya.
Misalnya, kamu dapat berjalan kaki sebentar atau mandi untuk mengalihkan perhatian. Perubahan pola pikir dan lingkungan dapat membantumu agar tidak menyerah pada keinginan tersebut.
Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa mengunyah permen karet dapat membantu mengurangi rasa lapar dan keinginan makan.
Rasa lapar merupakan salah satu penyebab keinginan makan yang paling umum.
Untuk menghindari rasa lapar, sebaiknya makanlah secara teratur. Menyediakan camilan bergizi juga dapat membantu.
Dengan melakukan persiapan dan menghindari rasa lapar dalam waktu lama, kamu mungkin dapat mencegah dorongan tersebut sepenuhnya.
Perubahan hormon sepanjang hari sangat memengaruhi rasa laparmu.
Kurang tidur mengganggu fluktuasi hormon. Hal ini dapat menyebabkan pengaturan pola makan yang buruk dan keinginan makan yang kuat.
Bahkan, menurut penelitian, orang yang kurang tidur memiliki kemungkinan hingga 55% lebih tinggi mengalami obesitas dibandingkan orang yang cukup tidur.
Karena itu, cukup tidur mungkin menjadi salah satu strategi paling efektif untuk mengendalikan keinginan mengonsumsi makanan tidak sehat.
Stres dapat menimbulkan keinginan makan dan memengaruhi kebiasaan makan, terutama pada wanita.
Wanita yang merasa cemas mengonsumsi jauh lebih banyak kalori dan memiliki keinginan makan yang lebih kuat dibandingkan wanita yang tidak stres.
Selain itu, stres meningkatkan kadar kortisol dalam darah, yaitu hormon yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan, terutama di bagian perut.
Karena itu, kurangi stres di lingkunganmu dengan membuat persiapan sebelumnya, bermeditasi, dan secara umum memperlambat ritme kegiatanmu.
Meskipun otak kita secara alami diprogram untuk menginginkan beragam makanan, terkadang keinginan terhadap makanan tidak sehat menjadi berlebihan. Hal ini dapat menyebabkan kecanduan makanan tidak sehat.
Selain itu, semakin banyak makanan tidak sehat yang kamu konsumsi, semakin besar keinginanmu terhadapnya. Kamu dapat memutus siklus tersebut dan menjalani hidup yang lebih baik mulai sekarang dengan mengikuti langkah-langkah dalam panduan kami untuk mengatasi kecanduan makanan tidak sehat.
Memiliki sistem dukungan yang tepat, serta aplikasi kesadaran seperti I Am Sober juga dapat membantu.
I Am Sober adalah aplikasi gratis yang membantumu mengontrol kembali hidupmu.