I Am Sober adalah aplikasi gratis yang membantumu mengontrol kembali hidupmu.
Alkohol adalah zat yang mengubah pikiran dan secara langsung memengaruhi sistem saraf pusat (SSP). Alkohol adalah depresan. Alkohol menekan aktivitas lobus frontal, bagian otak yang berkaitan dengan pengendalian diri. Hal ini membuat banyak orang merasa lebih percaya diri dan kurang cemas. Perubahan kimia otak ini dapat menimbulkan kecanduan alkohol. Saat kamu minum secara teratur, kamu mengganggu keseimbangan kimia di otakmu. Hal ini dapat menimbulkan kebutuhan akan alkohol dalam jumlah yang lebih besar.
Bergantung pada jumlah alkohol yang dikonsumsi, seseorang akan mengalami beberapa atau semua efek jangka pendek berikut:
Euforia
Penilaian yang buruk
Kehilangan koordinasi
Kelelahan
Perilaku agresif atau ledakan kekerasan
Mabuk setelah minum alkohol
Kehilangan kesadaran
Muntah
Inkontinensia
Kesulitan bernapas
Koma
Kematian
Alkohol memiliki banyak efek jangka panjang pada pikiran dan tubuh. Alkoholisme menempatkan seseorang pada risiko lebih tinggi untuk kondisi seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, dan bahkan beberapa jenis kanker. Efek jangka panjang alkohol lainnya meliputi:
Gangguan Penggunaan Alkohol (atau AUD)
Perkembangan otak yang terganggu
Sirosis hati atau kerusakan hati yang berlebihan
Ulkus, terutama pada lambung dan usus
Anemia
Pankreatitis
Gagal ginjal
Demensia dini
Depresi
Menopause dini
Disfungsi seksual
Sindrom alkohol janin, pada anak yang belum lahir
Kematian
Demensia akibat alkohol lebih umum daripada yang disadari banyak orang. Demensia adalah kumpulan gejala, bukan diagnosis. Gejala demensia meliputi hilang ingatan, penilaian yang terganggu, kebingungan, disorientasi, hilangnya fungsi keterampilan motorik, koordinasi, kesulitan berbicara, kesulitan memecahkan masalah, dan kesulitan menangani tugas yang rumit. Walaupun penuaan merupakan alasan besar terjadinya demensia, penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alkohol tidak hanya meningkatkan kemungkinan demensia pada usia 65 tahun, tetapi pengguna alkohol juga cenderung mengalami demensia lebih sering daripada orang yang minum sesekali atau tidak minum alkohol.
Selain itu, pola makan yang didominasi alkohol dapat mengakibatkan kekurangan tiamin. Hal ini dapat menyebabkan Demensia Wernicke dan Sindrom Korsakoff, dua dari banyak jenis demensia yang terkait dengan penggunaan alkohol berat.
I Am Sober adalah aplikasi gratis yang membantumu mengontrol kembali hidupmu.